Diklat dan Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) pada Pertambangan

  • 5.00

Peran pengawas operasional pertama (POP) sebagai front line supervisor adalah membawahi langsung para karyawan tingkat pelaksana dan bertanggung jawab dalam pengelolaan K3 pertambangan, sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2016 tentang Penetapan dan Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengawas Operasional di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dimana peraturan tersebut menjadi acuan bagi pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja serta pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan SKKK Pengawas Operasional. Untuk dapat diangkat sebagai pengawas operasional tingkat pertama seseorang harus memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh melalui uji kompetensi.

 

Informasi Diklat

Standar kompetensi kerja khusus Pengawas Operasional Pertama (POP) di bidang pertambangan mineral dan batubara berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 43 Tahun 2016:

  • Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Keselamatan Pertambangan;
  • Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang Menjadi Tanggung Jawabnya;
  • Melaksanakan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana;
  • Melaksanakan Investigasi Kecelakaan;
  • Melaksanakan Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko;
  • Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Lingkungan;
  • Melaksanakan Inspeksi; dan
  • Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan.
  • Widyaiswara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba)
  • Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

INFORMASI & PENDAFTARAN DIKLAT

Daftar Sekarang Download jadwal diklat